Sejarah Kehidupan


Pada dasarnya, setiap orang memiliki sejarah kehidupannya masing-masing. Entah itu buruk atau baik, tetapi kisah-kisah itulah yang dapat membentuk diri kita yang sekarang, dengan segala yang melekat pada diri kita. Jangan salahkan waktu, karena ia hanya menjadi korban atas kesia-siaan diri kita. Jangan juga salahkan takdir, karena ia hanya bergerak sesuai ketentuan-Nya. Dan jangan pula salahkan Allah, karena Ia Maha Benar dengan segala ketetapan-Nya..

Bukan mereka sumber kesalahan itu. Sejarah kehidupan itu pasti ada. Setiap orang memiliki kisah masa lalunya, dan tidak ada yang sama persis. Pasti ada yang berbeda meski itu hanya sebagian kecil. Lalu mengapa harus disalahkan?

Ini skenario-Nya, teman.. Ia mengetahui apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Hanya Ia yang tahu..

Maka adakah yang patut disalahkan? Bukan berarti tak ada, tentu saja ada. Mereka yang tak bisa mengambil ibroh dari perjalanan hidupnya.. Mereka yang tak peka terhadap apa yg ditetapkan untuknya.. Mereka yang bahkan tak mengerti mengapa Allah memberi jalan seperti itu padanya.. Ya, mereka itulah yang patut disalahkan.

Ia ingin kita belajar.. Ia ingin kita memetik hikmah sebanyak-banyaknya.. Ia ingin kita merenungi setiap alur kehidupan kita. Agar kita tak salah dalam memutuskan. Supaya kita tak salah dalam memilih jalan yang akan kita pilih. Untuk kembali dalam peluk kasih-Nya Yang Agung..

Maka, lihatlah mereka yang berjiwa tegar.. Mungkin masa lalu mereka pernah diisi oleh cobaan dan ujian yang datang bertubi-tubi. Hingga ketegaranlah yang menjadi buah atas perjuangan mereka..

Lalu lihatlah mereka yang bahagia dengan segala kesederhanaan mereka.. Mungkin hari-hari mereka selalu dilingkupi rasa syukur yang tak henti terbias. Hingga rasa tawadhu’ melingkupi jiwa-jiwa mereka yang teduh..

Amatilah mereka yang selalu mengeksplor seluruh hidupnya untuk langkah-langkah kebaikan.. Mungkin mereka pernah terhambat oleh sesuatu yang mengekang mereka di masa yang lalu.. Hingga ke-pasif-an menjadi teman dalam hari-hari perjuangan mereka..

Terakhir, lihatlah mereka yang terus berjuang menggapai cinta-Nya.. Dengan segenap penghambaan yang kaaffah dan pengorbanan tanpa henti.. Mungkin mereka pernah melewati masa dimana mereka melakukan hal-hal yang dilarang oleh-Nya. Hingga ketika rasa sadar menyelimuti diri, mereka berjuang untuk kembali merenggut cinta dan ridha-Nya Yang Agung..

 

Bayti Jannati

Selasa, 25 July 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s