Kala cita dan cinta bertemu di jalan juang..


Hingga sesulit inikah? Allah.. aku bahkan tak pernah merasakan sampai seperti ini.

Kau tahu? Setiap orang pasti punya mimpi-mimpi besar yang ingin diraihnya. Dan setiap orang juga diberikan ujian yang berbeda di setiap prosesnya menggapai mimpi-mimpi tersebut.

Namun, hal yang perlu diingat adalah: jangan pernah kalah dengan lelah, meski kita diuji dengan hal yang sama di setiap prosesnya. Karena mungkin, kita memang belum lulus dalam ujian tersebut. Atau Allah memang punya rencana-rencana terindah yang hendak Ia gariskan untuk kita di kemudian hari. Yang pasti, Allah ingin mengajarkan kita tentang kedewasaan. Ia ingin meningkatkan kapasitas dan kualitas diri kita.

Doaku di waktu subuh hari ini:

Ya Rabb.. ketika Engkau mengujiku dengan ini, maka aku bersyukur.. Meski berkali-kali aku mendapati ujian yang sama dalam setiap tapak perjuanganku menggapai mimpi.

Ya Allah.. mungkin inilah sarana bagiku agar dapat meniti meraih 1 tangga taqwa. Mungkin inilah cara-Mu dalam mencintai hamba yang jauh dari sempurna.

Ya Rabbul ‘izzati.. Kini aku tak berbicara perihal dia yang terbaik atau bukan yang terbaik. Tapi aku sangat berharap Kau menghilangkan rasa itu. Engkau jauhkan aku dengannya, atau Kau jauhkan ia dariku. Meski aku tahu, jauh dan pergi berarti membunuh mimpiku di sana.

Aku tak bisa, walau berkali-kali kucoba untuk terus menapaki sulitnya. Tetapi tiap kali itu pula aku terjatuh.

Ya Muqallibal Quluuub, Engkau Pemilik hati..

Maka aku tahu Engkau Maha Mengetahui.

Karena rasa itu sangat berpengaruh dalam intensitas penghambaanku

Sebab rasa itu membatasiku dalam berkarya

Karena rasa itu membuatku malu, enggan untuk mengutarakan pendapatku

Sebab rasa itu dapat mematikan potensi besar yang ada dalam diriku

Ya Allah, sungguh aku tak ingin. Jika pergi adalah pilihannya, maka aku tak ingin.. Karena aku punya mimpi di sana. Aku juga punya mimpi yang besar di sana.

Walaupun aku tahu, intensitas pertemuan kami akan sangat besar. Setiap minggu berkoordinasi, setiap hari berkomunikasi.

Aku tak ingin ya Allah, tak ingin jika rasa ini terus bertahan. Karena ia telah mematikan potensi yang Kau anugerahkan. Karena ia memberikan dampak yang sangat signifikan bagi kehidupanku.

Maka ya Rabb, kuserahkan semua pada-Mu

Engkau-lah Pemilik hati

Engkau-lah yang membolak-balikkan hati kami

Jangan biarkan kelalaian menghampiri kami

Jangan biarkan kami tersibukkan dengan hal-hal yang mengurangi semangat kami menggapai mimpi

Izinkan kami terus berjuang, memaksimalkan seluruh potensi diri

Agar kelak jika datang waktunya, kami telah menjadi pribadi yang memiliki kualitas tinggi..

 

 

Senin, 9 Januari 2012

Saat Subuh hari,

Di kamar kontrakan tercinta

Saat Allah mengajarkanku tentang cinta

Maka, biarlah Ia menjadi Penentu segalanya..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s