They look so beautiful, trust me! :)


Sebenarnya, sudah sejak 2 minggu yang lalu saya ingin berbagi hikmah di balik ‘riweh’nya praktikum satu semester kemarin. Satu semester yang melelahkan, namun menyisakan hikmah yang bertebaran. Meskipun setiap malam senin harus begadang demi mengerjakan laporan berlembar-lembar yang tiap halaman tambahannya harus ditempel dengan perekat, tidak boleh menulis di halaman selanjutnya. Menulis lho, bukan mengetik. Ini berbeda. Bukan bekerja dengan laptop, melainkan dengan sebuah buku tulis dan pulpen.

Sebetulnya, saya agak bingung dengan mata kuliah ini. 2 SKS, tapi rasanya kok kayak 19 SKS ya (hiperbola mode on nih :p). Ibaratnya, seluruh SKS yang saya ambil satu semester kemarin terangkum dalam 1 mata kuliah yang cuma 2 SKS. Rasanya, 2 SKS ini bener-bener menyita seluruh waktu, harta, bahkan jiwa saya.. Gimana nggak kuwalahan? Masya Allah..

Kalau boleh jujur, tapi praktikum inilah yang membedakan antara jurusan Mikrobiologi dan Biologi di SITH. Judulnya aja proyek Mikrobiologi, berarti ya akan menyita banyak hal. Terutama, ketika jemari ini harus siap menuliskan pembahasan yang berlembar-lembar. Juga mata yang siap terjaga hingga larut malam, bahkan sampai fajar menyingsing..

Dalam keberjalanannya, saya selalu percaya dan yakin. Ada banyak hikmah yang dapat digali dari setiap apa yang Allah gariskan. Bahwa skenario yang telah Ia tuliskan dalam kitab-Nya yang terjaga hingga hari akhir kelak, takkan pernah menyisakan kesia-siaan. Ada tujuan disana, ada visi besar Allah untuk kita.

Ya, kini saya akan mencoba berbagi hikmah tentang bagaimana rutinitas praktikum menjadi sebuah sarana pengingatan ayat-ayat kauniyah-Nya. Hingga bertambahlah keimanan saya pada-Nya yang membuat saya semakin mencintai-Nya dengan keta’atan dan penghambaan yang kaaffaah..

Tentu membingungkan bukan? Tidak. Itu sangat berkorelasi kawan. Bayangkan saja, dengan praktikum proyek mikrobiologi, saya jadi mengetahui bagaimana Allah sangat detail dalam menciptakan makhluk-Nya.  Bahkan makhluk-Nya yang kecil sekalipun, yang kita tidak bisa melihatnya hanya dengan mikroskop cahaya sederhana, Ia dengan rinci melengkapinya dengan organel-organel fungsional untuk mensupport kehidupannya. Sangat luar biasa jika kalian bisa melihat dunia mereka di bawah mikroskop cahaya modern dengan magnifikasi hingga 1000x, kalian akan menemukan dunia yang sangat berbeda dan tidak pernah kalian lihat dengan mata telanjang. Bagaimana tidak? Sebab ukuran mereka mencapai skala mikrometer..

Saya sangat bersyukur sekali, karena Allah mentakdirkan saya ada di sini, di jurusan ini. Sehingga, saya mampu menggali banyak hikmah dari setiap makhluk Allah yang  saya lihat di bawah mikroskop. Di antara mereka ada yang memiliki kemampuan motilitas, seperti Amoeba, Paramecium, dan berbagai protozoa (tidak termasuk sporozoa yaa) yang hidup di sela-sela jerami. Ada juga yang memiliki klorofil, sehingga mampu melakukan proses fotosintesis untuk menunjang kehidupan mereka. Seperti Chlorella sp. yang berwarna kehijauan. Dan banyak sekali di antara mereka yang memiliki ciri khas unik yang mengagumkan. Seperti Serratia marcescens dengan pigmen antosianinnya yang membuatnya tampak merah jika dilihat dengan mata telanjang. Aaah, begitu istimewanya mereka, namun kita jarang sekali sadar akan hal ini..

1. Amoeba dengan Flagellanya 🙂

2. Chlorella sp. dengan klorofilnya

3. Penicillium sp. dengan hifanya yang indah

4. Saccharomyces cerevisae dengan koloninya yang bulat berantai

5. Spirullina sp. dengan bentuknya yang spiral seperti cacing..

 

Keunikan-keunikan itulah yang membuat saya semakin merenungi kekuasan-Nya. Betapa Allah memang Mahakuasa atas segala sesuatu. Ia ciptakan makhluk yang beragam bentuknya untuk bisa menjadi sarana kita dalam menambah kecintaan kita pada-Nya..

Tidak hanya itu. Mereka bisa melakukan sesuatu yang bisa membuatmu lebih terpesona. Terpesona karena keagungan Sang Pencipta mereka.

Lihatlah.. Mereka mampu mengubah larutan yang tadinya berwarna kuning menjadi merah. Mereka juga bisa membentuk cincin minyak berwarna coklat di atas permukaan larutan berwarna putih (Larutan Kovach).. Lihatlah! Mereka bisa membentuk gelembung-gelembung gas oksigen di atas medium agar yang merupakan indikasi bahwa mereka memiliki enzim katalase. Dan perhatikanlah.. warna hijau pada medium yang satu bisa mereka ubah menjadi warna biru metalik. Sungguh luar biasa bukan? Kehadiran mereka bisa kita lihat dari aktivitas biokimia yang mereka lakukan.. 🙂

Yellow becomes browny-red

Cincin cokelat di atas permukaan 🙂

Gelembung cinta mikroba 🙂

Green becomes blue ^^

 

How do you feel? Are they so enchanting? I think it is definitely right 🙂

Saya jadi teringat, saat praktikum staining technique (teknik pewarnaan) mikroba, ada satu foto hasil pengamatan kelompok saya yang mendapat reward “Best Photo” saat praktikum tersebut. Menurut saya, hasilnya memang sangat bagus.

Ini fotonya:

Enterobacter aerogenes dengan kapsulanya yang cemerlang 🙂

Juga pewarnaan bakteri lainnya..

Pseudomonas aerugenes dengan bentuk batangnya 🙂

Sarcina lutea yang bulat-bulat berkoloni dengan warna merahnya 🙂

Bacillus subtilis dengan warna violetnya yang membuatnya tampak mempesona..

 

How wonderful they are! It’s like a dream.. cause I’ve never seen until I found them by microscope..

Sebenarnya, ada banyak hikmah yang masih ingin saya share tentang perjalanan praktikum saya, tetapi karena keterbatasan waktu, mungkin segitu dulu aja ya.

Semoga kita semua bisa mengambil hikmah sebanyak-banyaknya dari apa yang terjadi pada kehidupan kita. Menjadi insan yang terus berfikir tentang hakikat penciptaan semesta. Tidak hanya menyaksikan ayat-ayat kauniyah-Nya semata, tetapi juga terus berfikir mendalam, mengambil hikmah, dan membaginya pada banyak orang.. Sebab Allah tak pernah menciptakan segala sesuatu yang ada di alam semesta ini dengan kesia-siaan..

 

“Rabbanaa maa khalaqta haadzaa baathilaa, subhanaka faqinaa ‘adzaabannar..”

Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS Ali Imran (3):191)

 

 

Rabu, 18 Januari 2011

*mencoba menggali hikmah kehidupan, dan membaginya pada kalian  🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s