tentang ia yang selalu kurindu..


“kamu mirip deh sama teh ******” seorang kakak tingkat berkomentar saat pertama kali bertemu denganku.

“ya Allah shab, kamu mirip banget deh sama teh ******. cara jalannya, pake jilbabnya, semuanya deh. tadi aku hampir aja manggil kamu ‘teh ******'” seorang teman juga berkomentar hal yang sama.

entah sudah berapa juta orang (ini lebay) mengatakan hal yang  sama dengan perkataan kakak dan teman seperjuanganku tadi. kalau pun berbeda, hanya diksinya saja, tetapi intinya sama: mirip.

aku tak tahu kenapa. tapi menurutku, ini anugerah. aku dipertemukan dengan seorang teteh -yang kata banyak orang- memiliki banyak kemiripan denganku. cara berpakaiannya, cara jalannya, senyumnya, karakternya, bahkan kecenderungannya sekalipun.

ya. hubungan kami tak sekedar kakak tingkat dan adik tingkat. lebih dari itu, Allah mengutusnya untukku sebagai washilah dalam mengenal-Nya di jalan tarbiyah ini.

ya, ia sangat berharga untukku. ia lebih dari sekedar teteh yang menyampaikan materi-materi tarbiyah sepekan sekali. ia adalah pengingatku saat lalai dalam beramal, pemberi nasihat saat iman menurun, penguat raga saat semangatnya melemah, sekaligus pendengar yang baik tentang kisah suka-dukaku.

ah teteh, betapa aku sangat cinta. nasihat-nasihatmu, selalu kurindu. saat aku merasa putus asa, saat aku merasa tidak yakin dengan kemampuanku, tapi kau dengan yakin selalu mengatakan:

“Shobi bisa insya Allah. jangankan menjadi mapres mikrobiologi, menjadi mapres nasional sekalipun pasti bisa. teteh yakin :-)”

teteeeh, ingin sekali saat ini juga aku memelukmu, mengobati akumulasi rinduku selama beberapa hari ini. meski pekan kemarin kita bertemu, tapi aku selalu rindu. rindu pada senyummu, pada tausiyah-tausiyahmu, pada materi-materi tarbiyah yang selalu bisa mencharge keimananku. rindu pada kisah-kisah yang kau ceritakan di setiap liqo’, yang selalu bisa membuatku hampir menangis.

ah ya Allah, betapa aku sangat cintaa. betapa aku sangat sayang. betapa ia sangat berharga untukku..

jagalah ia ya Allah, dalam penjagaan-Mu yang Maha sempurna. permudahlah segala urusannya, untuk terus memperbaiki diri dan bermanfaat bagi banyak orang. jadikan ia bidadari di jannah-Mu kelak, yang bersanding dengan ummul mu’minin lainnya. jadikan ia wanita yang selalu bisa menjadi inspirasi karena akhlaqnya, karya nyatanya, juga semangat perjuangannya..

kekalkan ikatan persaudaraan ini ya Rabb, ikatan karena-Mu, ikatan yang simpulnya adalah cinta-Mu, ikatan di jalan tarbiyah ini..

aamiin ya Rabbal ‘alamiin..

 

pesan singkat murabbiyahku di waktu dhuha hari ini:

Allah tau yang terbaik,,
kuatkan barisan
panjatkan doa-doa terbaik
lakukan hal terbaik yg bisa dilakukan

untuk Allah di atas segalanya..

semangat selalu ya adik-adikku ^^

yang sudah lelah waktu tidurnya berkurang, yang sudah mengorbankan waktu belajar utk UTS, yang sudah menghabiskan waktu sepertiga malamnya untuk bermunajat, yang senantiasa bersabar dgn segala makian, yang menahan kantuknya krn harus ikut hearing (ups),,dan teteh yakin, masih banyak pengorbanan kalian yg dilakukan di luar sana

tangismu mnjadi saksi
peluhmu menjadi bukti
lelahmu tak perlu kau turuti
jika dgn ikhtiar ini Allah SWT ridho, mengapa harus ragu berkorban hingga titik penghabisan?

-dan syurga hanya dapat terdefinisi di hati para pejuang-

—-Ah teteh, aku selalu sayang teteh :’) daaa-imaan wa abadan insya’ Allah 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s