tentang ummi..


“Bismillah.. ya Allah, di waktu Dhuha ini, izinkan hamba menyampaikan sekelumit do’a untuk anakku.. Rabbi.. jagalah anakku ini di saat penjagaanku tidak sampai padanya. Sayangi dia di saat rasa sayangku tidak mampu merangkulnya. Muliakan dia di saat penghargaanku tidak dapat terungkap dengan kata-kata yang bersahaja. Ya Allah, terima kasih telah memberikan aku mutiara yang berharga dalam hidupku, seorang anak yang menjadi qurrata a’yun bagiku. Hadirkanlah aku selalu di hatinya, untuk mengobati rasa rindu dan sakitnya. Ya Rabbi.. dengan kuasa dan ridha-Mu, izinkan anakku untuk meraih apa yang menjadi cita-citanya..

Selamat berkarya anakku, semoga Allah ridhakan selalu..”

Sebuah SMS masuk saat aku di perjalanan menuju Pangandaran dalam rangka kuliah lapangan ekologi mikroba. Sungguh, saat membacanya, gemuruh rindu memenuhi ruang hatiku. Seluruh tubuh mendingin seketika.

Ya, aku rindu. Rindu ummi.. rindu senyumnya.. rindu pelukan hangatnya.. rindu segala tentangnya..

Seseorang yang telah mengajarkanku banyak hal. Tentang hikmah kehidupan. Tentang indahnya perjuangan. Tentang nikmatnya berbagi kebahagiaan..

Sungguh, rindu yang tak terdefinisikan. Meski dengan integral atau diferensial sekalipun. Karena rasa itu sudah mengakar. Rasa cinta karena Allah yang tertanam kuat di dalam qalbu..

Terima kasih ummi, atas pengajaran yang kau berikan selama 19 tahun di dunia. Atas pengorbanan tanpa henti untuk memahamkanku tentang banyak hal. Tentang semuanya, ummi.. :’)

Semoga Allah ridhakan kebersamaan kita hingga kelak di surga 🙂

 

230412

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s