Concatenation of Words

 

jalan-Hidup

Membuka kembali ruangan-ruangan dalam memori, mengingatkan saya akan banyaknya cita-cita yang ingin saya capai ketika masih kecil.

Teringat sesosok anak SD, dengan kerah dikancing, berdasi merah, memikul tas ransel dan rambut disisir belah pinggir, yang berteriak dengan antusiasnya “Saya ingin menjadi tentara!” dihadapan banyak orang ketika ditanya ingin jadi apa kedepannya. Dia tanpa rasa malu dan bangga, meskipun tingginya hanya sebatas pinggang orang-orang tersebut. Ya itulah saya.

Terbayang juga wajah polos anak berbaju putih biru yang menenteng tas ranselnya dengan hanya 1 bahu, rambut pendek cepak dan agak mohawk, dengan lantangnya berteriak “saya ingin jadi pilot! tapi juga ingin mengajar murid menjadi guru – sekaligus jadi dokter juga biar kaya kayak oom saya!”. Dia mengatakannya dengan tegas dan penuh sorot mata keseriusan. Badai tsunami yang berkali-kali menghantam Jepang, yakin tidak dapat menggoyahkannya. Ya itulah saya.

Hingga merenungkan beberapa tahun lalu, seorang remaja, dengan celana abu-abu nya…

View original post 524 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s