.: Ai shiteru yo, Oto-san :.


“Bi, insya Allah summer tahun ini, sekitar bulan juni-agustus, aku mau riset sama salah satu Prof di Jepang, dari TUT (Toyohashi Univ of Technology). Alhamdulillah riset beliau sesuai banget sama passion aku. Aku lagi minta tolong sama temen aku di Jepang buat menghubungkan aku dg beliau. Temen aku itu kenalan dari waktu seminar exchange september kemarin. Alhamdulillah banget dia mau bantu. Aku ngirim CV sama motiv letter aku ke temen aku itu, dan dia mau bantu ngeprint dan menyampaikan ke Prof di sana. Alhamdulillah.. Mudah2an bisa sekalian TA ya bi. Menurut Abi gimana?”

“Bagus. Semoga dimudahkan.”

kurang lebih begitu isinya. isi respon seorang ayah terhadap pemaparan panjang cerita buah hatinya.

 

S: “Aaamiiin.. aku mau cari beasiswa buat riset itu, Bi. Waktu itu abi bilang, abi punya access ke diknas kan ya? Kalo aku apply ke sana bisa nggak ya bi?”

A: “Iya, abi ada koneksi ke diknas dan ke depkeu. Untuk apa?”

S: “Untuk riset dan akomodasi pastinya, Bi. Bisa nggak?”

A: “Kalau untuk riset 3 bulan abi bisa membiayai.”

S: “Tapi pasti mahal banget, Bi. Memangnya nggak bisa ya bi kalo apply buat riset? Emang mereka provide buat apa?”

A: “Untuk master program dan doctoral program”

S: “Tapi bi, kayaknya aku mau keep struggling dulu buat cari beasiswa. Aku punya kemampuan, jadi aku bayar pakai kemampuan aku aja, nggak perlu pakai yang lain. Hehe”

A: “—————–” (ga ada balasan)

 

begitulah, abi selalu penuh dengan misteri. di balik respon singkatnya, aku selalu bertanya-tanya dalam hati (dan pikiran) apa maksudnya. dan selalu, aku selalu mendapatkan jawabannya dari tindakan nyata.

aku akui, Abi memang laki-laki super hebat yang pernah aku temui di dunia ini 🙂

abi adalah laki-laki yang selalu membuat aku penasaran tentang maksud kata dan sikapnya.

abi adalah seorang pemuda gagah yang selalu menjadi inspirasi bagi kehidupanku.

walaupun jarang kudengar perkataan sayang darinya,

meskipun tak sering kuterima perhatian nyata darinya,

tapi, aku yakin ia punya cara tersendiri untuk menunjukkan rasa sayang dan perhatian bagi anak-anaknya.

 

di balik sikap cueknya saat aku bercerita tentang kisah kehidupanku,

di balik lontaran pertanyaan yang datang, yang seakan-akan menjatuhkan, saat diskusi tentang masa depan di ruang keluarga,

rasanya kalau mengingat kejadian-kejadian itu,

aku ingin menunduk, lalu menangis. kemudian berkata,

“betapa Abi sangat menyayangi dan memperhatikan aku dengan caranya yang khas”

 

 

Watashi wa otōsan ga daisukidesu 🙂

Ai shiteru yo, Otō san 🙂

Advertisements

One thought on “.: Ai shiteru yo, Oto-san :.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s