Menarik, What?


Catatan Pengembara

“Menurut lo, laki-laki yang menarik itu seperti apa?”

Pertanyaan iseng itu terlontar suatu ketika.

Ya ampun, dikira magnet kali ya, menarik. Haha.

Aku hanya tertawa kecil, malas menjawab.

Tapi teman bicaraku tidak menyerah. Dia perempuan kok, tenang saja. Jadi bukan seorang berkromosom XY yang sedang menggali sudut pandangku yang sering agak tak biasa. Aman.

“Hm?”

Ham hem ham hem. Aku terkikik geli sendiri. Wajahnya tidak lepas dari raut membujuk. Baiklah, Nona manis.

“Aku nggak mau ah ngira-ngira si A menarik, atau si B menarik. Main hati lagi, Neng. Capek juga kali, kan mau ngejaga hati sampai boleh merasa nyaman atas perasaan yang muncul.”

Teman bicaraku mencibir.

“Ribet deh ngomong sama lo.”

Aku nyengir. Tanganku bergerak menjawil pipinya.

“Ih ngambek. Bukan gitu Nona manis, aku kan juga manusia, pasti pernah juga lah ada rasa suka yang muncul. Tapi kalau aku membenarkan itu, aku meneruskan itu, nanti susah banget buat ngejaga hati. Bukannya…

View original post 366 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s