tentang sebuah pilihan


Alhamdulillah, segala pujian terus tercurah untuk-Nya. Rasa syukur yang tak pernah henti-hentinya terucap di setiap detik.. begitu banyak nikmat yang diberikan oleh-Nya, meski diri ini tak meminta. Ia berikan kesempurnaan sistem organ tubuh untuk bisa menjalankan kehidupan dengan semestinya. Ia berikan kemudahan untuk menginderakan banyak hal. Penglihatan, pendengaran, perasa, peraba, penciuman.. Sementara di belahan bumi yang lain, ada sebagian kecil manusia yang tak bisa merasakan kesempurnaan hidup. Pun kenikmatan yang paling sempurna. Ia izinkan diri untuk bisa merasakan indahnya Islam, indahnya mencintai-Nya dengan kesempurnaan penghambaan.. Alhamdulillah..

Malam ini, bulan masih sama. Ia enggan menampakkan rupanya. Pekatnya langit malam mengalahkan cahaya bintang yang benderang. Bagaimana pun, Alhamdulillah masih bisa bertemu dengan malam ini.

Kali ini, saya ingin bercerita sedikit tentang sebuah pilihan.

Setiap pilihan hidup, tentu memiliki konsekuensinya bukan? Apapun pilihan kita, pasti ada konsekuensi logis yang akan kita terima. Mau tidak mau. Suka tidak suka.

Allah pun kerap kali membahas tentang pilihan hidup di dalam beberapa firman-Nya, salah satunya dalam surah Al-Baqarah ayat 256-257,

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَن يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُم مِّنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ ۗ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

juga dalam surah al-Balad ayat 10-20,

وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,

فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ

Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْعَقَبَةُ

Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?

فَكُّ رَقَبَةٍ

(yaitu) melepaskan budak dari perbudakan,

أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ

atau memberi makan pada hari kelaparan,

يَتِيمًا ذَا مَقْرَبَةٍ

(kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,

أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ

atau kepada orang miskin yang sangat fakir.

ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِ

Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.

أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ

Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.

وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا هُمْ أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ

Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.

عَلَيْهِمْ نَارٌ مُّؤْصَدَةٌ

Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.

Betapa Allah pun memberi pilihan pada kita. Dan Ia memberi kebebasan pada kita untuk memilih. Namun, kita perlu mengingat, bahwa di setiap pilihan yang Ia tawarkan, ada konsekuensi logis yang harus kita terima. Memilih boleh bebas, tetapi konsekuensi bersifat terikat.

 

Maka, pilihlah yang menjanjikanmu keberkahan, bertambahnya kebaikan di setiap prosesnya.

pilihlah yang mengarahkanmu pada tingginya surga,

pilihlah yang mengantarkanmu pada ridha-Nya,

pilihlah yang senantiasa mengingatkan-Mu untuk terus mencintai-Nya.

 

Maka, pilihlah amalan-amalan yang menawarkanmu kebaikan yang tak berujung, agar kau termasuk ke dalam orang-orang yang beruntung 🙂

Advertisements

One thought on “tentang sebuah pilihan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s