Edisi Liburan Produktif: Jalan-jalan ke Kota Tua!


Alhamdulillah, tanggal 16 Juni lalu, saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan ke Kota Tua. Setelah satu minggu, yaitu sejak tanggal 9 juni lalu saya hectic prepare semua hal buat keberangkatan saya ke Jepang, akhirnya saya bisa me-refresh sejenak pikiran, batin, dan fisik. Saya mengunjungi Kota Tua berdua dengan teman saya yang kebetulan saat itu ada di Jakarta. Awalnya cuma kepikiran mau jalan-jalan aja, terus tiba-tiba dia ngajak ke Kota Tua. Jadilah hari minggu pagi jam 7 kita berangkat meluncur dengan transjakarta dari shelter busway PGC. Alhamdulillah kami bias menempati tempat duduk, karena transjakarta belum terlalu padat di pagi hari.

Perjalanan ke Kota Tua menggunakan transjakarta membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Di Sepanjang jalan kami mengobrol banyak hal. Tetapi teman saya memang lebih banyak baca buku dan saya lebih banyak memandang sekitar. Sudah cukup lama saya tidak merasakan naik transjakarta sejak saya kuliah di Bandung. Perjalanan yang menyenangkan. Saya banyak merenung.

Kami harus transit satu kali di shelter Harmoni untuk pindah jalur ke arah Kota. Sesampai di shelter Harmoni, penumpang mulai memadat, tapi alhamdulillah kami masih tetap bisa duduk.

Sesampai di shelter Kota, kami harus berjalan menelusuri lorong-lorong untuk bisa keluar dari shelter. Shelter Kota cukup unik. Perpaduan antara shelter busway dan stasiun Kota Tua membuatnya tampak modern. Kami berjalan menelusuri lorong, lalu bisa keluar dari shelter Kota.

Kota tua sejatinya adalah sebuah daerah yang terlihat tua. Hal ini dikarenakan bangunan-bangunan di sana sudah cukup kuno, yaitu sejak zaman belanda. Kota Tua sangat luas. Kita bisa menemukan banyak museum di Kota Tua. Museum-museum itu di antaranya adalah Museum Fatahillah, museum wayang, museum Bahari, Toko Merah, dan lain lainnya.

20130616_083049

suasana ramai di Kota tua 🙂

20130616_083111museum Fatahillah 🙂

20130616_083944museum wayang

Sesampai di Kota Tua kami langsung mengarah ke information center untuk mencari tahu peta wisata Kota Tua. Jalanan menuju pusat Kota Tua sangat kuno, selayaknya sedang di Eropa. Luar biasa!

20130616_083122information center

20130616_084041peta wisata Kota Tua

Saat itu, di halaman depan Museum Fatahillah sedang ada pertunjukkan kesenian betawi dalam rangka merayakan HUT DKI Jakarta. Di sana banyak sepeda ontel, sepeda yg sering digunakan orang2 zaman dahulu. Akhirnya kami lihat-lihat sebentar, memotret pemandangan indah halayak ramai.

20130616_083139sepeda ontel warna warni

20130616_083411berpose di tugu Kota Tua

Setelah hampir 1 jam berjalan menelusuri Kota Tua dan bertanya2 ke pusat informasi mengenai Kota Tua, kami bergegas untuk sarapan pagi. Di dekat museum ada banyak jajanan khas betawi seperti karedok, soto mie, ketoprak, dsb. Temen saya beli soto mie dan saya nggak makan apapun (ceritanya diet, hihi)

Setelah kenyang sarapan, kami bergegas melihat pameran foto. Di sana ditampilkan potret masyarakat dan kondisi daerah Kota Tua. Cukup unik dan mengesankan.

Ah ya, di jalanan dekat museum Fatahillah, orang-orang berkumpul membentuk barisan, dipimpin oleh mobil pick up terbuka yang membawa soundsystem. Rupanya mereka hendak melakukan pawai. Pakaian yang mereka gunakan juga khas betawi. Pemandangan yang unik. Saya rasa pemilihan waktu kami mengunjungi kota tua saat itu sangat tepat, walaupun udara panas terik kota Jakarta menemani kami pagi itu.

Akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan menelusuri Kota Tua. Tujuan utama kami adalah Museum Bahari. Oh, it takes a long time to reach Museum Bahari.

Di sepanjang perjalanan menuju Museum Bahari, kami sempat mengunjungi Toko Merah. Awalnya karena penasaran akan bangunan itu, akhirnya kami memutuskan untuk mampir.

Toko Merah yang awalnya kami kira semacam toko oleh2-oleh/kerajinan khas, rupanya hanya sebuah bangunan dengan desain ke-cina2an. Bangunan ini dihiasi banyak lampion merah. Ternyata dulunya bangunan ini pernah ditinggali oleh masyarakat tionghoa. Karenanya arsitekturnya seperti bangunan cina. Bangunan ini pada akhirnya disewakan untuk acara-acara besar, seperti pernikahan, wisudaan, atau pertemuan2 besar.
Untuk masuk ke Toko Merah, kita perlu membayar Rp 10.000 per orang.

Kami melanjutkan perjalanan ke arah Museum Bahari. Ternyata jauh banget, bro, sist. Saya tepar, seriusan. Haha

Sebelum sampai di museum bahari, kami melewati jembatan merah. Jembatan merah ini dulunya merupakan jembatan yang menghubungkan antara daerah kekuasan Belanda dan Inggris. Jadi mereka sempat memperebutkan daerah kekuasaan di jakarta, yang dulunya bernama batavia. Saya sempat berpose sebentar di sana Xp

20130616_091853berpose di Jembatan Merah :p

Perjalanan berlanjut, sampai akhirnya kami sampai di museum Bahari. Aih ternyata, cuma begitu aja. Semacam bangunan tua, dan ada kapalnya di sana. Kenapa dinamakan museum bahari? Bahari itu berasal dari kosakata bahasa arab yang artinya laut. Jadi ceritanya itu museum kelautan, karena dekat dengan pelabuhan Sunda Kelapa.

20130616_093227museum Bahari

Mendengar daerah tersebut adalah daerah Sunda Kelapa, saya cukup antusias. Karena selama ini saya pengen banget mengunjungi masjid Sunda Kelapa. Katanya sih masjidnya bagus, recommended buat dijadikan tempat I’tikaf saat ramadhan. Ber-ac, fasilitas OKE, dapet sahur dan ifthar gratis lagi. Hehe. Akhirnya next destination adalah Masjid Sunda Kelapa.

Setelah sekian lama berjalan dan bertanya-tanya pada banyak orang tentang lokasi exact dari masjid itu, akhirnya kami menemukan diri kami berada tepat di depan gerbang pelabuhan sunda kelapa. Kami bingung karena tidak juga menemukan masjidnya, akhirnya kami bertanya yang terakhir kalinya untuk memastikan bahwa masjid sunda kelapa memang berada di sekitar sana.

Aih ternyata, masjid yang kami maksud ternyata bukan di sana. Namanya sih memang masjid Sunda Kelapa, tapi lokasinya di Tebet, bro, sist. Haha, lain kali ga lagi deh tertipu sama nama masjidnya. Belum tentu itu merepresentasikan lokasi keberadaannya. Haha

Akhirnya karena capek banget nget nget, kami memutuskan untuk mengambil jalan pulang dengan menggunakan bus. Kami menuju shelter busway Kota dan memutuskan untuk pulang.

Baiklah, kepulangan kami didelay. Perjalanan menyenangkan hari itu belum selesai~ kami memutuskan untuk turun di shelter Gramedia Matraman, mampir ke Toko Buku Gramedia! Yeah :9 saatnya membaca buku dan hunting buku sebanyak2nyaaa *ups

Yap, kebetulan sekali waktu itu lagi ada pameran buku murah, dari mulai 5 ribu-75 ribu rupiah. Mampirlah kami kesana~

Setelah itu kami masuk ke Gramedia dan baca-baca buku. Sejatinya tujuan awal saya ke toko buku adalah untuk hunting bukunya Azzura Dayana dan Miwazaki Ichigo. Tapi ternyata~ stock buku habis. Baiklah~

Di tengah baca buku, adzan dzuhur berkumandang. Saatnya shalat dan bergegas pulang.

Sepulang dari Gramedia saya mampir untuk beli es krim durian di depan Gramedia. Saya rindu makan es krim ini, soalnya dulu setiap saya ke Gramedia matraman pasti saya selalu menyempatkan diri untuk makan es krim durian ❤ tapi sayangnya temen saya nggak beli sih. Dia malah beli gorengan. Hadeuh, udah tau lagi sakit makannya yg berminyak dan tak sehat~

Akhirnya, perjalanan hari itu berakhir pukul 2 siang. Kami langsung bergegas ke shelter busway dan pulang 🙂 karena udah siang, transjakarta sudah sangat padat. Akhirnya kami nggak dapet tempat duduk deh.

Alhamdulillah, it was so fun and great. Mengenal lebih dalam tentang kota wisata di jakarta ternyata menyenangkan. Saya jadi tahu banyak hal tentang seluk beluk Kota Tua. Dari mulai sejarahnya, mengapa dinamakan itu, sampai hal-hal yg detail. Alhamdulillah. Semoga di lain kesempatan bisa mengunjungi tempat-tempat wisata lainnya! 🙂

 

Ps: thanks a lot buat temen saya yg udah mau nemenin saya jalan2 dan merekomendasikan saya untuk mengunjungi Kota Tua. Semoga lain kali kita bisa jalan bareng lagiii 🙂

Advertisements

5 thoughts on “Edisi Liburan Produktif: Jalan-jalan ke Kota Tua!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s