being a “sister”


“Allah, let me do whatever i can do for my sisters and brothers,” she said.

Absolutely agree!!!

Maryam Afifah

kamu tau bagaimana rasanya menjadi seorang kakak?

bahagia ketika melihat sang adik tegar dijalan ini, senyuman ketulusan dari mereka menjadikan kesejukan tersendiri bagi jiwa ini

terharu, ketika semakin hari semakin bertambah kecintaan kepada Rabbnya

gemetaran, ketika saat-saat yang paling ia sukai adalah ketika bermunajat kepada Rabbnya

Iri, ketika lantunan ayat alquran senantiasa membuat dia menangis, takut kepada Rabbnya

bangga, ketika ia lebih total dalam dakwah, mengorbankan banyak hal tanpa harus berfikir panjang

tapi percayalah, ada satu zona lagi yang engkau ubah adik2ku, kau tau saat2 yg paling tidak aku suka adalah ketika mmenyadari aku kakakmu belum bisa berbuat banyak untuk mencapai impianmu. kalian menjalani apa yg tidak kalian suka adalah tamparan besar bagiku.

Allah let me do whatever that I can do for my sisters and brotherImageImageImageImage

View original post

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s