berfikir mendalam


Begitulah, terkadang kita perlu lebih sering bercermin, mengaca diri, merenung dan berfikir mendalam. Sudahkah niat dan tujuan kita dalam beramal hanya utk-Nya? Di saat kamu merasa bebanmulah yang paling berat, di saat sepertinya banyak yang menyalahkanmu, di saat kamu menagih-nagih kenyamanan dan keuntungan personal, atau mungkin, di saat kamu merasa ingin mundur, maka tanyakan kembali pada diri, untuk apa kamu beramal? Untuk siapakah kamu berbuat?

Maka jawabannya bergantung pada keikhlasan kita. Sejauh mana kita terus memperbaiki niat dan tujuan, bahwasanya, balasan kebaikan hanya dari-Nya.

Mari berfikir mendalam. Sesungguhnya, Dia akan membalas kebaikan dengan kebaikan yang jauh lebih berarti dari kebaikan yang manusia berikan.

“Hal jazaa-ul ihsaani illal ihsaan.” (QS Arrahman: 60) 

itu janji-Nya, Shab. Maka, nikmat Tuhanmu yang manalagi yang akan kamu dustai?

#renungan pribadi saat bermalam di lab#

1005933_815210278491921_1670322654406776731_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s