Tentang Keikhlasan


“Memang benar, ikhlas adalah rahasia. Rahasia di dalam hati masing-masing insan. Dan ikhlas adalah rahasia dari rahasia yang teramat lembut, sehingga samar dari dugaan semua yang hidup. Begitu samar dan tersembunyi, sehingga sulit bagi diri seseorang atau orang lain untuk mengukur kemurniannya..” (David Hadi, 2012)

_______________________

Ya. Mungkin sulit untuk menemukan diri kita selalu berada dalam keadaan ikhlas.
Mungkin tidak mudah untuk menjamin diri kita hanya mengejar kebaikan hakiki sampai penghujung pengembaraan.

Tetapi..bukankah di sana ujiannya?

Cinta, di sanalah letak keikhlasan..

Ia hadir saat kamu tidak menagih-nagih keuntungan personal atas aktivitas yang kamu lakukan.

Ketika kamu bahkan tidak mensyaratkan apapun dalam beramal, sekalipun lebih banyak hambatan dan rintangan yang kamu temukan dalam prosesnya.

Ketika sepelik apapun kondisi internal dirimu, ia tidak akan mempengaruhi semangatmu dalam beramal.

Ketika kamu justru merasa khawatir jika orang lain mengetahui aktivitasmu, khawatir jika amalanmu tidak lagi sungguh-sungguh karena-Nya.

Ya. Keikhlasan adalah..

Ketika kamu tidak perlu orang lain mengerti tentang apa yang terjadi dengan dirimu. Sebab yang terpenting adalah bagaimana kamu memberikan yang terbaik untuk saudaramu.

Keikhlasan adalah,

Saat kamu merasa dirimu tidak lebih baik dari orang lain. Kau selalu mencari-cari kekurangan dan kelemahanmu, sehingga perbaikan diri dan terus mempersembahkan yang terbaik adalah jalan yang kamu pilih.

Keikhlasan adalah,

Saat kamu tak perlu meyakinkan orang lain bahwa kamu ikhlas melakukannya. Kamu tidak perlu mengeluarkan usaha yang besar untuk membuktikannya. Sebab keikhlasan adalah perkara kamu dan Sang Khaliq. Kamu tak perlu orang lain tahu. Sebab itu urusan kamu, dengan Tuhanmu.

Ya, keikhlasan adalah rahasia hati. Ia tersembunyi di kedalaman segumpal darahmu. Yang apabila ia baik, maka baik pula seluruhnya dari dirimu. Namun apabila ia buruk, maka buruklah seluruhnya dari dirimu.

Maka kau tak perlu menerka-nerka, sudahkah diri ini ikhlas karena-Nya? Sebab ikhlas adalah representasi hati yang sinergis dengan akal yang ditunjukkan dengan kesungguhan dalam beramal karena-Nya.

_______________________

“Keikhlasan adalah rahasia yang diambil dari rahasia-rahasia-Ku. Aku telah menempatkannya sebagai amanah di hati sanubari hamba-hamba-Ku yang Aku cinta.” (HR. Al-Qazwaini)

Catatan 4 Desember 2014
Self-reminder

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s