Happy Eid 1436 H


Allahu akbar Allahu akbar.Selamat tinggal Ramadhan 1436 H.

Sungguh satu bulan yang sangat bermakna.

Potongan episode 1436 H yang sangat berkesan.

Alhamdulillah..

Bagi saya, Ramadhan tahun ini punya makna tersendiri. Sebab Allah mengizinkan saya berhasil melewati satu persatu checkpoint kehidupan.
Dua hari sebelum kedatangan Ramadhan, Allah izinkan saya untuk menyelesaikan studi sarjana dengan predikat yang sangat memuaskan.

Kemudian, Allah membuka berbagai peluang untuk mengakselerasi saya dalam mewujudkan satu persatu visi-misi kehidupan saya.

Allah mengungkap hal-hal yang tersembunyi, dan memperjelas hal-hal yang tampak, sehingga setiap parameter yang menjadi acuan, sangat terasa merupakan parameter yang bersumber dari Allah.

Allah mudahkan dalam proses pencapaian, dalam amal, juga dalam menentukan keputusan-keputusan.

Allah mendewasakan saya dalam keimanan, juga dalam kecintaan kepada-Nya.

Allah mengajarkan pada saya betapa kesempurnaan tawakkal itu menenangkan. Kesempurnaan dalam menerima takdir setelah berikhtiar. Kesempurnaan dalam menyerahkan sepenuhnya pada Allah. Kesempurnaan dalam mempercayai sepenuhnya atas keputusan-Nya.

Ramadhan tahun ini membuat saya mengerti, mengapa beriman kepada Qadha dan Qadar berada pada urutan keenam setelah beriman kepada Allah, malaikat, Alquran, Rasul, dan hari akhir. Sebab untuk memahami ketetapan-Nya, untuk menerima takdir-Nya, kita perlu mempercayai sepenuhnya keberadaan Allah. Perlu mengerti bagaimana posisi malaikat dalam penciptaan alam semesta. Perlu mengetahui Alquran diturunkan sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk dan rahmat bagi semesta alam. Perlu mengimani Rasul SAW sebagai teladan walaupun kita belum pernah sekalipun berinteraksi dengannya. Perlu percaya sepenuhnya pada hari akhir meski kekacauannya sulit tergambarkan oleh akal kita sendiri.

Dan taqwa.. Ia adalah buah dari keimanan.

Itulah mengapa Allah hadirkan Ramadhan pada 12 bulan hijriyah. Tidak lain adalah untuk mengupgrade kapasitas keimanan agar sampai pada derajat taqwa, atau mengupgrade kapasitas ketaqwaan untuk sampai pada ketaqwaan yang lebih tinggi.

Ramadhan adalah bukan tentang tercapainya target, bukan pula tentang mendapatkan lailatul qadr. Tapi Ramadhan adalah tentang berbekasnya amal dan tertancapnya semangat lailatul qadr dalam diri.

Fa inna khayru zaadit Taqwa..begitu kata Allah.

Maka sesungguhnya sebaik2 bekal adalah taqwa.

Sebab Taqwa adalah bekal dalam menyongsong 11 bulan berikutnya. Taqwa adalah bahan bakar utama untuk bisa membawa diri pada keberkahan hidup.

Semoga Allah karuniakan taqwa di dalam diri kita dan hadirkan semangat Ramadhan dalam menyongsong bulan2 berikutnya.

“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa yang terakhir dalam hidup kami. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasa kami ini sebagai puasa yang dirahmati bukan yang hampa semata.”

Happy Eid 1436 H.

‘Iidun sa’iid kullu ‘aamin wa antum bikhayr 🙂

  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s