Sewaktu aku melihat dunia, aku cukup terkejut. Ternyata, dunia tak seindah yang aku bayangkan. Sangat dinamis, penuh dengan kebisingan. Tidak seperti ketika aku di perut Bunda, aku terjaga dari hal-hal yang membuatku resah dan gelisah. Perut Bunda selalu menjadi filter yang baik pada setiap informasi yang sampai kepadaku. Bunda selalu memperdengarkan aku dengan Alquran dan hal positif lainnya. Hidupku selama di perut Bunda penuh dengan wawasan dan ilmu pengetahuan. Bunda mengenalkanku tentang ayat-ayat kauniyah-Nya, tentang ilmu-Nya yang begitu luas dan indah. Bunda membiarkanku membersamainya dalam karya. Ia kerap kali melibatkanku dalam diskusi tentang bisnis yang sedang ia bangun, mengenalkanku tentang semangat berkarya saat ia beberapa kali mengisi seminar untuk mahasiswa di kampusnya, juga mengenalkanku tentang dunia yang luas dengan berbagai budaya dan bahasa melalui konferensi internasional yang ia ikuti.

Penglihatanku terjaga, sebab Bunda tak pernah membiarkanku melihat hal yang tidak semestinya. Langkah kakiku juga terjaga, sebab ia selalu melangkah dalam kebaikan. Bunda pernah bilang bahwa memilikiku adalah amanah dari Allah, sehingga Bunda menjagaku sejak aku di dalam kandungan, bahkan jauuuh sebelum aku ditiupkan ruh oleh Allah. Aku merasakan kenyamanan dan keamanan di perut Bunda. Terima kasih, Bunda.

Namun..semua berubah setelah aku melihat dunia. Aku tersadar bahwa dunia tak seideal yang aku bayangkan. Tidak sesederhana ketika aku di perut Bunda. Aku baru menyadari bahwa Bunda pun menghadapi banyak ancaman dan hambatan. Banyak sekali yang tidak beres di lingkunganku. Banyak yang tidak sesuai dengan apa yang aku prediksikan sebelumnya. Dan yang menjadi PR terbesarku adalah, ternyata aku diutus untuk membenahi dan memperbaikinya. Begitu kata Tuhanku. (QS Ali Imran 110)

Ya Allah, kuatkan aku.

Jangan hukum aku jika aku lupa dan salah.

Jangan bebani aku dengan beban yang Engkau berikan terhadap orang-orang sebelumku.

Jangan bebani aku degan suatu hal yang aku takkan sanggup memikulnya.

Ampuni aku, hapuslah segala dosa-dosaku, dan sayangi aku ya Allah..

Sesungguhnya Engkau sebaik2 Penolong..

(QS Al Baqarah 286)

 

.: Selamat datang ke dunia, Nak. Semoga Allah menjagamu dalam keindahan iman dan taqwa. Anugerahkan kepadamu kesedehanaan layaknya Abu Bakar, keberanian layaknya Umar, kedermawanan seperti Utsman, dan kecerdasaan seluas cakrawala Ali.

Selamat datang, Zafran Harrish Elfath. Semoga kau menjadi pemuda yang beruntung dan menang, selalu terdepan dalam membela agama Allah, dan menjadi Sang Penakluk Dunia layaknya Muhammad Al Fatih.

Ayah & Bunda

dimashabrina ❤